Jombang, Gerdupapak.Com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Bidang Kebudayaan menggelar Workshop Seni Hadrah Tingkat SD/MI dan SMP/MTs Se Kabupaten Jombang. Workshop digelar di Aula Terbuka Disdikbud Jombang.
Disdikbud berencana memecahkan rekor MURI 100.000 orang melakukan hadrah dalam peringati tahun baru Islam 1 Muharram. Ini merupakan momen besar Kabupaten Jombang bisa menunjukkan dan membuktikan bahwa Kabupaten Jombang ini Kota Santri. Sesuai Visi Misi Kabupaten Jombang yakni Berkarakter dan Berdaya Saing.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Senen, ketika mengawali sambutannya. Kamis(26/1/23)
” Sasarannya utamanya adalah peserta didik pada usia mulai PAUD, SD serta SMP. Kita ingin meletakan pondasi yang kuat, untuk Membentengi dari hal-hal negatif di masyarakat salah satunya dengan agama,” ujarnya.
Ditempat sama, salah satu narasumber Ketua Ikatan Seni Hadrah I donesia (ISHARI) Jombang Solikan menyampaikan bahwa memang keberadaan hadrah di Kabupaten Jombang belum banyak dikenal masyarakat. Kesenian ini ada etika yang tidak boleh dilanggar seperti bergandeng tangan, hal itu mempunyai makna saling membantu. Memakai kopyah hitam, memakai sarung dan sebagainya.
“Semua gerakan ada filosofinya masing-masing, seperti tepuk tangan itu seperti apa yang terjadi ketika Nabi Muhammad Hijrah ke Madinah, waktu itu kaum Ansor menyambutnya dengan tepukan”, tandasnya (nyf)






