Jombang, Gerdupapak.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Elestianto Dardak lakukan monitoring dan pembinaan 10 program pokok pkk serta invasi kegiatan TP PKK Kabupaten Jombang.
Monitoring merupakan program tahunan yang bertujuan untuk memastikan program-program unggulan TP PKK bisa berjalan setiap tahunnya. Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Elestianto Dardak ketika di wawancarai di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (28/8/2025).
“ Kami akan memastikan kualitas program yang dijalankan serta memberikan pengajaran kepada setiap Kabupaten/kota, karena masing-masing memiliki permasalahan yang berbeda,” ujarnya.
Lanjutnya, adapun 10 program pokok PKK antara lain, penghayatan dan pengamalan pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup serta perencanaan sehat.
“ Program-program Pokok tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui peran aktif kaum perempuan dan keluarga,” ucapnya.
Ia berpesan kepada para TP PKK, agar program-program unggulan bisa dilaksankan dengan baik dengan memberikan inovasi-inovasi terbaru.
“ Saya berharap melalui monitoring, TP PKK bisa belajar tentang permasalahan yang ada di Kabupaten Jombang serta memastikan program-program pokok PKK tetap memiliki kualitas yang baik setiap tahunnya,” ungkapnya.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi menyampaikan, monitoring dan pembinaan TP PKK Kabupaten Jombang bertujuan untuk mengapresiasi kerja keras kader PKK, memberikan arahan dan bimbingan, memastikan pelaksanaan 10 program pokok PKK serta inovasi kegiatan tim penggerak PKK Kabupaten berjalan baik untuk mewujudkan keluarga sejahtera.
“ Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TP PKK Kabupaten atas komitmen dan upaya dalam menjalankan program-program PKK. Monitoring adalah bagian dari sistem pembinaan dan evaluasi program PKK untuk memastikan pelaksanaannya sesuai rencana. Tujuannya bukan mencari kesalahan, melainkan memberikan masukan dan bimbingan agar program dapat dilaksanakan dengan tertib dan lebih baik,” paparnya.
Yuliati mengungkapkan, PKK memiliki peran strategis dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, PKK sebagai motor penggerak dalam upaya pemerintah terutama dalam menekan angka stunting mengentaskan angka kemiskinan ekstrem serta menekan inflasi.
Ia berharap Monitoring dan Pembinaan mampu menjadi cerminan pencapaian dan masukan berharga untuk perbaikan program di masa mendatang, mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, serta keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri. Pungkasnya.(Rd/Nyf).






