Jombang, Gerdupapak.com – Pasca terjadi genangan air masuk lingkungan kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Dinas PUPR Kabupaten Jombang menegaskan telah melakukan upaya normalisasi.

Penyebab air masuk ke area kampus dikarenakan meluapnya saluran irigasi di Jalan Gator Subroto atau afur Mojongapit. Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Sarpras Universitas Darul Ulum Jombang, Ir H M Zainul Arifin, MT. saat diwawancari.

” Adanya persoalan ini, kami telah mengusulkan penambahan saluran Box Culvert di Jalan Gatot Subroto yang mampu mengalirkan debit 1,643 m³/detik kepada Pemerintah Kabupaten Jombang,” ujarnya.

Lanjutnya, usulan tersebut dilakukan sejak awal 2025 secara tertulis kepada Bupati Jombang. Setelah dilakukan koordinasi dengan dinas terkait, muncul keputusan bahwa tidak ada pekerjaan pemasangan Box Culvert di afur Mojongapit.

Merespon persoalan tersebut, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Jombang Imam Bustomi mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang telah melakukan normalisasi afur Mojongapit sejak Juni lalu. Hal itu masih kurang efektif untuk menampung debit air yang cukup banyak.

“Jadi yang menjadi kewenangan kami itu hanya di sisi timur jalan Gatot Subroto atau di nomenklatur kami namanya afur Mojongapit. Normalisasi tidak begitu signifikan untuk mampu menampung debit, karena memang dimensinya tidak terlalu besar,” jelasnya saat dikonfirmasi, Jum’at (14/11/2025).

Menurutnya, apa yang dilakukan Dinas Perkim yang melakukan pekerjaan rehabilitasi trotoar dan drainase di Jalan Gus Dur selama ini telah berhasil membagi membagi pergerakan air.

” Solusinya menjadi satu sistem. Sebab di hilirnya juga banyak yang perlu dilakukan penanganan, karena dari afur Mojongapit nanti muaranya ke kali ngotok ring kanal,” pungkasnya. (Red).