Jombang, Gerdupapak.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketaprik) gelar Jor-Joran Mancing sebagai bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang. Dibuka secara langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, didanpingi Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, Wakapolres Jombang Kompol Syarlis, serta segenap Kepala OPD lingup Pemkab Jombang.
Jor-Joran Mancing menjadi salah satu kegiatan yang dihadirkan untuk memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang bagi para penghobi mancing untuk menyalurkan kegemarannya. Hal ini disampaikan Bupati Jombang Warsubi ketika sambutan di Tirta Wisata Jombang, Minggu (18/10/2026).
“Sebanyak dua ton ikan yang terdiri dari ikan lele, nila, patin, dan bawal disiapkan untuk ditebar selama rangkaian kegiatan berlangsung. Selain memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Jombang, kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap wisata memancing sekaligus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai sumber pangan bergizi,” ujarnya.
Selain itu, Warsubi mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan sebagai bagian dari menu sehari-hari keluarga. Menurutnya, ikan memiliki manfaat besar bagi kesehatan dan menjadi salah satu sumber protein yang penting untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
“Jangan sampai ikan hanya menjadi hidangan sesekali, padahal manfaatnya sangat besar bagi kesehatan kita, khususnya sebagai asupan gizi bagi anak-anak,” pesannya.
Bupati juga mendorong masyarakat untuk mendukung produk perikanan lokal, baik ikan hasil tangkapan maupun hasil budidaya, yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi nelayan perairan umum daratan, pembudidaya ikan, pedagang, serta pelaku usaha perikanan lainnya.
“Melalui Jor-Joran Mancing dan edukasi Gemarikan, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap peringatan Hari Jadi ke-116 tidak hanya menjadi momentum hiburan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan, mendukung pelaku usaha perikanan lokal, serta menggerakkan kembali potensi wisata daerah,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Bambang Sriyadi, menjelaskan bahwa kegiatan Jor-Joran Mancing diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang.
“Jor-Joran Mancing ini tidak kami khususkan untuk masyarakat Kabupaten Jombang saja. Siapa pun yang ingin datang dipersilakan, karena kegiatan ini memang kami hadirkan untuk masyarakat luas,” jelasnya.
Ia menambahkan, dari total dua ton ikan yang disiapkan, penebaran dilakukan secara bertahap selama lima hari. Pada hari pertama, ikan yang ditebar mencapai 1.16 ton, menyesuaikan angka 116 sebagai simbol Hari Jadi ke-116 Kabupaten Jombang. Selanjutnya, penebaran ikan dilakukan setiap hari dengan jumlah sekitar 210 kilogram hingga rangkaian kegiatan berakhir.
“Untuk menambah semangat peserta, panitia juga menyediakan hadiah bagi pemenang berdasarkan berat ikan lele yang berhasil diperoleh. Juara pertama mendapatkan hadiah Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, harapan pertama Rp750 ribu, dan harapan kedua Rp500 ribu,” ungkapnya.
Bambang berharap kegiatan tersebut dapat menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap wisata memancing yang pernah menjadi salah satu daya tarik Kabupaten Jombang. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkenalkan kembali potensi wisata daerah kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghidupkan kembali wisata memancing agar kembali dikenal masyarakat, termasuk anak-anak, sebagai salah satu ikon yang pernah menjadi daya tarik Kabupaten Jombang,” tandasnya.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan memancing, Jor-Joran Mancing juga dirangkai dengan kampanye Gemarikan yang menyasar anak-anak usia dini hingga sekolah dasar.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan pemahaman mengenai manfaat mengonsumsi ikan bagi kesehatan, pertumbuhan tubuh, serta perkembangan otak. Kampanye ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi melalui konsumsi ikan.

Ditempat sama, Ketua Forikan Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menyampaikan bahwa ikan bukan hanya memiliki cita rasa yang lezat, tetapi juga mengandung protein yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Anak-anak, ikan itu bukan hanya enak, tetapi juga baik untuk tubuh kita. Ikan mengandung protein yang membantu kita tumbuh sehat dan mendukung perkembangan otak. Jadi, kalau ingin tumbuh sehat dan belajar dengan semangat, jangan lupa makan makanan bergizi, termasuk ikan,” pesannya.
Yuliati juga mengenalkan beragam jenis ikan yang dapat dikonsumsi masyarakat, mulai dari lele, nila, gurami, hingga bandeng. Menurutnya, ikan dapat diolah menjadi berbagai hidangan menarik, seperti ikan goreng, ikan bakar, sup ikan, hingga nugget berbahan dasar ikan.
“Saya mengajak anak-anak agar tidak mudah menolak makanan berbahan ikan sebelum mencobanya. Variasi olahan yang menarik diharapkan dapat meningkatkan minat anak-anak untuk mengonsumsi ikan secara rutin,” tuturnya.
Selain kepada anak-anak, Yuliati turut mengajak para guru dan orang tua membiasakan konsumsi ikan sejak dini melalui lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Kita mulai dari rumah, dengan memberikan contoh dan menyajikan ikan dalam bentuk yang menarik,” paparnya.
Melalui Gemarikan, menjadi upaya menghubungkan sektor hiburan, edukasi gizi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan promosi potensi perikanan lokal dalam rangkaian Jombang Fest 2026. Pungkasnya. (Rud/Nyf).






