Jombang, Gerdupapak.com – Sebanyak 44 atlet catur dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Mojoagung mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) cabang olahraga catur yang digelar di MI Babussalam, Pondok Pesantren Kalibening. Sebagai wadah bagi para siswa madrasah untuk mengembangkan kemampuan, mengasah strategi, serta menumbuhkan semangat sportivitas melalui olahraga catur.

Para peserta terbagi dalam dua kategori, yakni atlet putra dan putri, dengan rincian 27 atlet putra dan 17 atlet putri untuk memperebutkan gelar juara dalam kompetisi tersebut.

Pelaksanaan pertandingan dipimpin oleh Wasit Nasional Pratama Wahyudi S., WNP, sedangkan pengaturan pasangan pertandingan atau pairing dikendalikan oleh Wasit Nasional Pratama Siti Lilik Mas’ulah, S.Pd., WNP, PNP.

Pertandingan menggunakan sistem Swiss yang dikelola melalui aplikasi Swiss Manager dengan mengacu pada ketentuan FIDE dan Percasi. Sistem tersebut digunakan untuk menentukan pasangan lawan pada setiap babak sekaligus membantu proses penentuan peringkat akhir secara terstruktur. Hal ini disampaikan Wahyudi S., WNP, selaku Wasit Nasional Pratama ketika di konfirmasi, Senin (19/10/2026).

“Penggunaan sistem Swiss Manager bertujuan mendukung pelaksanaan pertandingan agar berjalan tertib dan adil. Aplikasi tersebut digunakan untuk memasangkan peserta berdasarkan ketentuan pertandingan serta menentukan hasil akhir kompetisi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, antusiasme peserta dalam mengikuti perlombaan menjadi salah satu hal positif dalam penyelenggaraan Porseni catur tingkat MI tersebut. Keikutsertaan para siswa diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan bermain catur sekaligus membangun rasa percaya diri dalam berkompetisi.

Sementara itu, Siti Lilik Mas’ulah, S.Pd., WNP, PNP, menjelaskan bahwa pertandingan dibagi menjadi dua kategori, yaitu putra dengan jumlah 27 atlet dan putri sebanyak 17 atlet. Pembagian kategori tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Penyelenggaraan Porseni catur ini saya berharap tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mendorong pembinaan olahraga catur di lingkungan madrasah. Melalui Porseni, para siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir strategis, konsentrasi, kedisiplinan, dan sportivitas sejak dini,” harapnya.

Prestasi yang diraih para atlet juga diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih dan berani berkompetisi, sekaligus memperkuat pembinaan potensi peserta didik di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, khususnya di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Adapun nama nama atlet catur yang berhasil mendapatkan juara diantaranya, pada kategori putra, Juara 1 diraih Fatikhul Huda Al Khusnaini dari MI Ainul Ulum 01, Juara 2 Abiyasa Gesang Pangestu dari MI Al Mursyidah Mancilan, Juara 3 Mahardika dari MI Muawwanah Dukuhdimoro, Juara Harapan 1 Ahmad Khusain M. dari MI NU Karangwinongan, Juara Harapan 2 Ramadhani Mustofa dari MI Darul Falah, dan Juara Harapan 3 M. Rafa Azka Putra dari MI Sulaimaniyah.

Sementara itu, pada kategori putri, Juara 1 diraih Lailiyah Nazifa A. dari MI Sulaimaniyah, Juara 2 Arsy Sahida dari MI NU Karangwinongan, Juara 3 Jennafara Ainun N.I. dari MI Darul Falah, Juara Harapan 1 Yesha dari MI Al Mursyidah Mancilan, Juara Harapan 2 Aisyah Ayudia Inara dari MI Asy-Asyafi’iyah Tejo, dan Juara Harapan 3 Nabila Karis Faihana dari MIM 5 Mancilan. (Rud/Nyf).