Jombang, Gerdupapak.com – Sejumlah tugu perguruan pencak silat di Kabupaten Jombang dibongkar. Penertiban tugu bergambar lambang perguruan pencak silat ini dilakukan untuk menciptakan situasi keamanan yang sejuk dan damai serta menekan perselisihan perguruan pencak silat. Sedikitnya ada sebanyak 10 tugu pencak silat yang tersebar di beberapa Kecamatan se -Kabupaten Jombang dirobohkan secara mandiri oleh masing-masing perguruan pencak silat, proses perobohan tugu didampingi oleh petugas dari Polres Jombang, Kodim 0814, Kejari serta dinas/instansi Pemkab Jombang.

Penertiban tugu pencak silat ini merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan bersama antara pemerintah daerah bersama Polres Jombang dan seluruh perguruan silat yang ada di Kabupaten Jombang.

Hal ini disampaikan Wakapolres Jombang, Kompol Hari Kurniawan ketika diwawancarai di lokasi pembongkaran tugu pencak silat. Selasa(5/9/23)

” Penertiban tugu pencak silat yang berdiri diatas tanah milik pemerintah dari 68 titik, ada sebanyak 10 tugu pencak silat yang dibongkar. Sisanya nanti akan dilakukan secara bertahap.” ujarnya.

Proses Pembongkaran Tugu Perguruan Silat Dibantu Menggunakan Alat Berat

Lanjutnya, Proses pembongkaran dilakukan sendiri oleh masing-masing perguruan pencak silat. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan pembongkaran secara simbolik oleh ketua pencak silat setempat, dilanjutkan menggunakan alat berat dibantu oleh anggota masing-masing.

“Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan apresiasi atas kesadaran dan kerjasama selama proses penertiban berlangsung. Hal ini semata-mata demi keamanan bersama dan kenyamanan seluruh masyarakat Kabupaten Jombang.

Doa Bersama Dilakukan Sebelum Dilakukan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat

Ditempat sama, Sekretaris Daerah kabupaten Jombang Agus Purnomo ketika diwawancara menyampaikan, terkait pembongkaran tugu ini adalah murni inisiasi dari keluarga besar perguruan pencak silat sendiri.

” Pembongkaran tugu perguruan pencak silat adalah murni dari inisiasi sendiri dari keluarga besar perguruan pencak silat yang terdiri dari IKS dan PSHT ,sehingga Pemerintah Kabupaten Jombang bersama TNI, Polri dan dengan unsur yang lain hanya mendukung pembongkaran ini,” paparnya

Hal ini dilakukan semata-mata ingin menjaga kondusifitas di Kabupaten Jombang, jangan sampai karena ego masing-masing perguruan simbol ini menimbulkan hal-hal yang tidak dinginkan.

” Hari ini ada 5 tempat pembongkaran tugu perguruan silat yakni Ngoro, Jogoroto, Bareng, Kudu dan Ngusikan. Sedangkan untuk Kecamatan yang lain kita tunggu kesadaran dari masing-masing perguruan tersebut, karena pembongkaran adalah inisiasi dari masing-masing perguruan tersebut,” ungkapnya

Proses Pembongkaran Tugu Perguruan Silat dilakukan oleh Anggota Perguruan Silat masing-masing

Sementara itu, Supriatin yang juga Ketua Cabang IKSPI Jombang menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk kebaikan bersama. Pihaknya berharap seluruh anggota IKSPI menerima dengan lapang dada dan merupakan komitmen mendukung program pemerintah.

“Kami selaku ketua cabang dengan rasa besar hati mendukung apa yang sudah disepakati pemerintah.” pungkasnya (Zul/Nyf)