Jombang, Gerdupapak.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Jombang gelar Evaluasi BUMD Air Minum sebagai komitmen pemerintah berkait tantangan krisis air minum. Dibuka langsung oleh Bupati Jombang Warsubi. Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga Asisten Administrasi Umum Syaiful Anwar serta Direktur Perundam Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim. Kegiatan diikuti oleh segenap pegawai Perumdam Tirta Kencana Jombang.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia menjadi swasembada air dengan target cakupan air minum perpipaan sebesar 40 persen pada 2029. Mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dari angka saat ini yang masih stagnan di angka 22 persen skala nasional di 2025. Hal ini disampaikan Bupati Jombang Warsubi saat sambutan di Hall Hotel Yusro. Selasa(17/6/25).

” Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut dengan membangun akses air minum berbasis perpipaan dengan menugaskan Perumdam Tirta Kencana Jombang sebagai salah satu pengelola dan penyedia layanan air aman serta DISPERKIM melalui program SPAM berbasis masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 pasal 7, mengamanatkan tiga hal peran dan fungsi BUMD diantaranya fungsi perkembangan perekonomian daerah , fungsi penyelenggaraan kemanfaatan umum yang bermutu dan fungsi bisnis untuk memperoleh laba. Dengan demikian, Perumdam Tirta Kencana Jombang harus selalu menjaga performa dengan selalu mengedepankan good corporate governance (tata kelola yang baik) guna melayani kebutuhan masyarakat jombang akan kebutuhan air aman berbasis perpipaan.

” Perumdam Tirta Kencana harus selalu mengedepankan profesinalisme layanan air aman dengan prinsip K4 (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan) dengan selalu mengedepankan pelayanan prima yakni respon cepat dan tepat terhadap segala keluhan pelanggan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Perumdam Tirta Kencana Jombang diharapkan terus bersinergi dengan segala stake holder guna pengembangan layanan, perbaikan layanan serta peningkatan produk yang dihasilkan. Salah satunya adalah air minum dalam kemasan, sehingga mampu menjadi produk lokal kebanggan masyarakat jombang yang mampu bersaing. Produktifitas kinerja dan performa perusahaan juga harus ditingkatkan guna meningkatkan laba perusahaan sebagai upaya untuk meningkatkan PAD.

Ditempat sama, Direktur Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang Khoirul Hasyim turut menyampaikan, Perumdam Tirta Kencana sebagai BUMD Air Minum yang dimiliki Kabupaten Jombang telah memiliki 22.864 pelanggan yang tersebar pada wilayah layanan Bareng, Mojoagung, Jombang, Ploso, dan Kabuh.

” Kami laporkan bahwa penilaian kinerja Perumdam berdasarkan hasil evaluasi oleh BPKP Jawa Timur Tahun 2024 mengalami peningkatan yakni sebesar 3,72 (kategori sehat), dimana tahun sebelumnya nilai kinerja Perumdam adalah 3,55. Berdasarkan survei kepuasan pelanggan juga mengalami peningkatan yakni 87,08 persen di 2024, dimana pada tahun sebelumnya sebesar 85,11 persen menyatakan sangat puas,” ungkapnya.

Selain itu, perluasan cakupan wilayah layanan terus di upayakan. Sampai dengan tribulan kedua, Perluasan wilayah cakupan layanan tersebut menambah 490 pelanggan. Sedangkan yang saat ini sedang berjalan perluasan cakupan wilayah layanan akan menambah 391 pelanggan.

” Dengan semangat MAJU (martabat, antusias, jujur, unggul) sebagai corporate value, Perumdam Tirta kencana terus berkomitmen untuk semakin profesional dalam melayani kebutuhan masyarakat Kabupaten Jombang di bidang penyediaan air aman mendukung terwujudnya Jombang yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Red).