Jombang, Gerdupapak.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang gelar Rapat Paripurna penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, rapat dibuka dan dipimpin Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji.
Dalam rapat Paripurna, seluruh fraksi menyampaikan pandangan umum (PU) dengan memberikan berbagai pertanyaan, saran dan harapan terhadap rancangan anggaran yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) menyoroti pentingnya sinkronisasi antara kebijakan nasional dan daerah. Hal ini disampaikan salah satu anggota Dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa M. Fauzan di Ruang Paripurna DPRD Jombang. Kamis(16/10/25).
” Delapan program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan Indonesia Maju dan Makmur harus diterjemahkan secara terukur dalam penyusunan RAPBD 2026,” ujarnya.
Lanjutnya, sinkronisasi program pusat dengan RPJMD Kabupaten Jombang sangat penting agar pelaksanaan APBD berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
” Fraksi PKB berharap program prioritas seperti penguatan ekonomi kerakyatan, layanan pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan infrastruktur dasar dapat disusun berdasarkan prinsip kesinambungan antara kebijakan pusat dan visi pembangunan daerah,” ungkapnya.
Perlu diketahui, Rapat Paripurna dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, perwakilan Polres, perwakilan Kodim, perwakilan Satradar 222, segenap OPD lingkup Pemkab Jombang serta seganap BUMD.(Red).






