Jombang, Gerdupapak.com – Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang menjadi lokasi syuting program internasional reality show Asian Express yang menampilkan kekayaan budaya, kehidupan masyarakat desa, hingga potensi lokal yang dimiliki wilayah tersebut. Kehadiran tim produksi disambut antusias oleh pemerintah desa maupun masyarakat setempat yang turut terlibat dalam proses pengambilan gambar.

Program reality show Asian Express mengangkat berbagai sisi kehidupan masyarakat di sejumlah daerah di Asia, mulai dari tradisi, budaya, kuliner, hingga aktivitas sosial masyarakat. Desa Gedangan dipilih karena dinilai memiliki karakter pedesaan yang masih kental dengan nilai gotong royong, tradisi lokal, serta suasana lingkungan yang asri dan menarik untuk diperkenalkan ke tingkat internasional yaitu pembuatan batu bata secara tradisional. Hal ini di sampaikan Producer balifixer Patria Andaru ketika di konfirmasi di lokasi Syuting Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Senin (25/5/2026).

” Selama proses syuting, tim produksi mengambil sejumlah lokasi di wilayah desa, mulai dari aktivitas warga, sentra pembuatan batu bata, suasana pedesaan, hingga interaksi sosial masyarakat sehari-hari. Warga pun tampak antusias menyaksikan proses pengambilan gambar dan mendukung kelancaran kegiatan tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Desa Gedangan sendiri dikenal aktif dalam pengembangan potensi desa, baik di bidang infrastruktur, sosial kemasyarakatan, maupun pelestarian budaya lokal. Berbagai kegiatan masyarakat yang masih menjaga nilai tradisi menjadi daya tarik tersendiri bagi tim produksi Asian Express.

Sementara itu, Kepala Desa Gedangan Sukarno ketika di wawancarai menyampaikan rasa bangga atas dipilihnya desanya sebagai lokasi syuting program tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan potensi Desa Gedangan kepada masyarakat luas.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena Desa Gedangan bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat internasional. Kami berharap melalui program ini potensi budaya, UMKM, hingga keramahan masyarakat desa dapat semakin dikenal,” ujarnya.

Selain menjadi ajang promosi desa, kegiatan syuting ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal. Pemerintah desa berharap semakin banyak pihak luar yang tertarik mengenal serta berkunjung ke Desa Gedangan setelah tayangan tersebut ditayangkan.

“Harapan kami tentu bisa membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mengenalkan potensi desa dan meningkatkan perekonomian warga. Selain itu, batu bata tidak hanya bisa diperuntukkan membangun rumah, tetapi juga bisa dipergunakan sebagai bahan pembuatan candi. Sehingga menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Rud/Nyf).