Jombang, Gerdupapak.com – Polres Jombang gelar nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia FIFA 2026 bersama masyarakat di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto. Nobar menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Dihadiri Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan diwakili Kasatresnarkoba, AKP Bowo Tri Kuncoro, didampingi Kasatreskrim AKP Maghribi, Kapolsek Jogoroto AKP Fadilah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mayangan yang antusias mengikuti jalannya pertandingan.
Nobar merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Dengan suasana yang santai dan penuh keakraban, diharapkan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin semakin erat. Hal ini disampaikan Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, melalui Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Bowo Tri Kuncoro ketika di konfirmasi di Warkop Bang Ul, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Rabu (15/7/2026) malam.
” Bapak Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seperti ini. Melalui nobar, kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan warga. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan kamtibmas akan lebih mudah diselesaikan secara bersama-sama,” ujarnya.
Ia mengatakan, menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jombang bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi berbagai bentuk penyakit masyarakat yang saat ini menjadi perhatian serius, mulai dari perjudian online (judol), penyalahgunaan narkoba, hingga konflik yang melibatkan oknum perguruan silat.
” Kapolres berpesan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan perjudian online karena dampaknya sangat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Demikian pula penyalahgunaan narkoba harus menjadi musuh bersama. Kami juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terjadi gesekan antarkelompok maupun perguruan silat,” paparnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Jombang.
Kasatresnarkoba menambahkan, kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung akan terus didorong sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Harapan Bapak Kapolres, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai media silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Dengan masyarakat yang kompak dan peduli terhadap lingkungannya, insyaallah situasi kamtibmas di Kabupaten Jombang akan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (Rud/Nyf).






