Jombang, Gerdupapak.com – Rangkaian puncak kegiatan Hari Raya Unduh-Unduh 2023 Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno  menggelar pementasan wayang kulit semalam suntuk. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Jombang fraksi PKB Subur, Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Anom Antono, Forkopimcam Kecamatan Mojowarno, Kepala desa Mojowangi Pramono Hadi serta segenap jajaran pengurus Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mojowarno.

Kegiatan Hari Raya Unduh-Unduh yang selama kurang lebih 2 tahun tidak dapat dilaksanakan, pada hari ini bisa terlaksana kembali dengan menggelar pementasan wayang kulit semalam suntuk.

Hal ini disampaikan Camat Mojowarno ketika sambutan dalam pembukaan pementasan wayang kulit di halaman SMPK YBPK Mojowarno. Minggu(14/5/23) malam.

” Kami sangat mendukung kegiatan Hari Raya Unduh-Unduh yang dilaksanakan GKJW Mojowarno, diharapkan dengan adanya pagelaran wayang kulit ini mari kita jaga ketertiban, keamanan serta ketentraman. Semoga kedepannya kegiatan ini bisa semakin baik “, ujarnya.

Ditempat sama, Kepala Desa Mojowangi Pramono Hadi dalam kesempatan ini menyampaikan selayang pandang tentang Hari Raya Unduh-Unduh jemaat GKJW Mojowarno, hal ini dimulai pada 1858 ketika dibangunnya lumbung pirukunan untuk mengumpulkan dana pembangunan rumah ibadah yang saat ini menjadi gedung GKJW jemaat Mojowarno selama 138 tahun hingga saat ini menjadi sebuah tradisi.

” Unduh-Unduh baru mendapatkan apresiasi dari Negara melalui sertifikat BPTB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2018, maka Pemerintah Kabupaten Jombang pada tahun ini mulai mengalokasikan anggaran untuk pengembangan budaya dan kearifan lokal melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang “, tuturnya

Lanjutnya, Hal ini dilakukan untuk mewujudkan kebersamaan, mewujudkan hubungan horisontal yang baik atar Suku, Ras dan Agama yang notabene tumbuh dan berkembang Sebagai sebuah bentuk kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Jombang.

” Itulah yang menjadi acuan dan apresiasi kami bagi Pemerintah Kabupaten Jombang yang terus menerus mampu membina serta memberikan dukungan kepada terlaksananya kearifan lokal melalui budaya unduh-unduh GKJW jemaat Mojowarno “. pungkasnya (zul/nyf)