Jombang, Gerdupapak.com – Program Pembelajaran lima hari sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 tahun 2017 mulai diterapkan di Kabupaten Jombang. Salah satunya sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran lima hari sekolah adalah SMP Negeri 2 Jombang, hal tersebut direspon baik oleh wali murid serta para siswa.

Program Pembelajaran 5 hari sekolah ini sangat efektif, mulai dari Senin hingga Jum’at. Sebenarnyabprogram ini sudah direncanakan 3 tahun lalu, namun baru tahun ini bisa terlaksana.

Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Jombang Alim ketika diwawancari di ruang kerjanya. Senin(7/8/23)

” Alhamdulillah, tahun 2023 ini bisa menjalankan pembelajaran 5 hari sekolah dan para siswa senang dengan adanya kebijakan ini. Sistem dari kebijakan ini ialah dengan menambah waktu jam pelajaran 45 menit. Awalnya sekolah pulang pukul 14.00 WIB sekarang menjadi pukul 14.45 wib, kecuali Senin siswa pulang pukul 15.00 WIB,” ujarnya

Lanjutnya, kebijakan ini berkesinambungan antara Dinas Pendidikan dan Sekolah. Sebab Dinas Pendidikan sudah menerapkan 5 hari kerja, sekarang sekolah juga menerapkan 5 hari sekolah. Hal tersebut untuk menciptakan sebuah koordinasi yang bagus antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan serta bisa memberikan kesempatan pada siswa untuk mempunyai waktu bersama keluarga.

” Wali murid juga merespon dengan baik dan sangat setuju penerapan program pembelajaran 5 hari sekolah. Para siswa sendiri tidak ada masalah mengenai penambahan jam belajaran berdurasi 45 menit, bahkan dalam waktu 1 Minggu ini para siswa menjadi lebih tertib, ” ungkapnya

Tinggal terkait ekstra kulikuler yang perlu dimaksimalkan lagi, sebab sebagian besar siswa SMP Negeri 2 Jombang usai sekolah akan dilanjutkan dengan kegiatan ekstrakurikuler. SMP Negeri 2 Jombang bahkan mempunyai rencana membuatkan semacam lampu penerangan untuk ekstra kurikuler malam untuk olahraga basket.

” Harapan kedepannya, saya minta dukungan dari wali murid guna mempersiapkan mental dan bekal anak. Baik bekal makanan maupun bekal alat beribadah karena para siswa selalu Sholat Dzuhur dan Sholat Jum’at berjamaah,” pungkasnya(Zul/Nyf)