Jombang, Gerdupapak.com – Peringatan Hari Rabies Sedunia 2025 Dinas Peternakan Kabupaten Jombang berikan vaksin rabies hewan peliharaan gratis bagi masyarakat Kabupaten Jombang, dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang M Saleh dan di pantau langsung Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Indyah Permani.
Peringatan hari rabies sedunia dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pencegahan dan pengendalian penyakit rabies di Kabupaten Jombanh. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang M Saleh ketika di wawancarai di Aula Kantor Disnak Jombang, Jumat (3/10/2025).
“ Pemberian vaksin rabies kepada hewan peliharaan sangatlah penting dilakukan, yang bertujuan mengantisipasi peredaran virus rabies di Kabupaten Jombang,” ujarnya.
Lanjutnya, Rabies merupakan penyakit mematikan akibat infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat, ditularkan melalui air liur hewan terinfeksi seperti anjing, dan kucing melalui gigitan atau cakaran, maka dari itu sosialisasi dan vaksinasi rabies merupakan langkah penting dalam mencegah peredaran virus rabies di Kabupaten Jombang.
“ Saat ini alhamdulillah kami telah memberikan 100 dosis vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan khususnya anjing dan kucing di Kabupaten Jombang, harapannya dengan adanya vaksinasi, virus rabies tetap zero di Kabupaten Jombang,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Indyah Permani ketika di wawancarai usai memantau proses vaksinasi menyampaikan, vaksinasi rabies merupakan komitmen bersama dalam rangka pencegahan penularan virus rabies di wilayah Jatim.
“ Sebanyak 3000 dosis vaksin rabies alhamdulillah telah terdistribusi di tiap-tiap Kabupaten/Kota wilayah Provinsi Jatim, dan pelaksanaannya dilakukan serentak dalam rangka peringati hari rabies sedunia 2025,” ungkanya.
Indyah Permani mengatakan, sampai saat ini di Provinsi Jawa Timur kasus virus rabies dinyatakan zero atau belum ada kasus.
“ Kami berharap Provinsi Jatim tetap terproteksi dari penyebaran virus rabies, maka dari itu vaksinasi dilakukan secara massal untuk mempertahankan Provinsi Jatim bebas dari rabies, dan jangan sampai ada kasus penyebaran virus rabies di Provinsi Jatim,” pungkasnya.(Rd/Red).






