Jombang, Gerdupapak.com – Universitas PGRI Jombang gelar Wisuda Sarjana dan Magister 2026 dengan penuh khidmat. Dibuka secara langsung oleh Rektor UPJB Jombang, Prof. Dr. Dra Munawaroh, M. Kes. Dihadiri Bupati Jombang, Warsubi diwakili Sekretaris Daerah Jombang Agus Purnomo, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jombang, perwakilan Kemenag Jombang, para Cendikiawan beserta wali.
Dalam momentum ini, UPJB Jombang berkomitmen untuk terus melakukan transformasi pendidikan tinggi guna mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Rektor Universitas PGRI Jombang, Prof. Dr. Dra Munawaroh, M. Kes ketika sambutan di, gedung Natuwar UPJB Jombang, Sabtu (9/5/2026).
“ Lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, namun juga harus memiliki kemampuan adaptasi serta daya tahan moral dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Lanjutnya, sebagai bagian dari sistem pendidikan tinggi nasional, Universitas PGRI Jombang terus mengembangkan ekosistem pembelajaran melalui penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan project based learning. Langkah tersebut sejalan dengan arah transformasi pendidikan tinggi yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran melalui pendekatan berbasis pengalaman dan teknologi.
“ UPJB kini telah mencapai akreditasi institusi dengan peringkat Baik Sekali serta hasil serupa pada sejumlah program studi, menjadi indikator transformasi mutu pendidikan yang terus berjalan secara konsisten,” paparnya.
Selain itu, Universitas PGRI Jombang juga dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menjalankan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) guna peningkatan kualifikasi akademik guru di seluruh Indonesia.
“ Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, universitas tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat. Sebanyak 17 dosen berhasil memperoleh hibah penelitian nasional yang mencerminkan meningkatnya kapasitas riset institusi,” ungkapnya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga telah menjangkau tingkat internasional melalui berbagai kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri. Kerja sama tersebut membuka peluang mobilitas akademik, pertukaran pengetahuan, serta penguatan reputasi institusi di tingkat global.
“ Prestasi mahasiswa Universitas PGRI Jombang juga terus menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2025, sebanyak tujuh kelompok mahasiswa berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), bahkan salah satu kelompok berhasil lolos hingga tingkat nasional,” tuturnya.
Menurut rektor, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas PGRI Jombang tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mampu berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. melalui video ucapan, turut menyampaikan apresiasi atas capaian Universitas PGRI Jombang dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
“ Selamat kepada seluruh wisudawan yang dinilai siap memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara melalui kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan,” tandasnya.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi agen perubahan yang dapat mengoptimalkan peluang serta kekuatan baru di tengah perkembangan zaman.
“Kami berharap para sarjana mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi untuk masyarakat Indonesia,” harapnya
Dyah Sawitri juga mengapresiasi Universitas PGRI Jombang yang dinilai terus menghasilkan karya nyata dalam dunia pendidikan tinggi serta konsisten meningkatkan kualitas SDM unggul Indonesia. Pungkasnya. (Rud/Nyf).






