Jombang, Gerdupapak.com – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Jombang berlangsung meriah di Alun-Alun Jombang. Dengan mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” menjadi ajang mempererat sinergi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, serta masyarakat dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari jalan sehat, senam massal, pasar murah, forum group discussion (FGD), lomba banjari, lomba patrol, lomba memasak nasi goreng, hingga turnamen Mobile Legends yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Hari Koperasi Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian masyarakat. Koperasi harus terus tumbuh menjadi lembaga yang sehat, profesional, dan akuntabel sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Hal ini disampaikan Bupati Jombang, Warsubi ketika di wawancarai di Pendopo Kabupaten Jombang, Minggu (2/8/2026).

” Harapan ke depan koperasi tumbuh berkembang menjadi koperasi yang baik, sehat, dan akuntabel. Karena koperasi adalah soko guru ekonomi, dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Kedaulatan tertinggi ada di rapat anggota. Koperasi itu luar biasa karena mengedepankan semangat gotong royong,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini telah terbentuk hampir di seluruh desa di Indonesia. Menurutnya, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan desa.

” KDMP merupakan penggerak ekonomi desa. Diharapkan masyarakat bisa menjadi anggota dan mampu menggerakkan ekonomi desa dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Meski saat ini KDMP masih dalam tahap awal pengembangan, Warsubi optimistis koperasi tersebut akan berkembang seiring waktu dengan dukungan pemerintah.

” Namanya usaha tentu memerlukan waktu. Saat ini masih tahun pertama dan baru berjalan beberapa bulan,” paparnya.

Ke depan, lanjut Warsubi, KDMP akan menjalankan sejumlah program strategis pemerintah, seperti penyaluran pupuk bersubsidi, distribusi LPG, hingga penyaluran berbagai bantuan sosial dari pemerintah pusat.

” Saya yakin KDMP akan bekerja dengan baik karena merupakan cita-cita Presiden yang sangat strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, terutama dalam menggerakkan potensi ekonomi di desa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jombang atas dukungan yang diberikan terhadap gerakan koperasi. Penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan tahun ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong karena terlaksana tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

” Rangkaian kegiatan Hari Koperasi Nasional tahun ini dapat terlaksana melalui semangat gotong royong dan kolaborasi dari banyak pihak tanpa membebani keuangan daerah. Ini menjadi bukti bahwa ketika kepedulian bertemu dengan kebersamaan, kita mampu menghadirkan kegiatan yang bermanfaat sekaligus mempererat persaudaraan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yuliati menilai keberhasilan peringatan Hari Koperasi Nasional tidak hanya diukur dari ramainya peserta, tetapi dari semakin kuatnya hubungan antarkoperasi serta meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam gerakan koperasi.

” Bagi kami, kebahagiaan terbesar adalah melihat koperasi saling bertemu, saling mengenal, saling menguatkan, dan masyarakat ikut merasakan semangat kebersamaan yang menjadi jati diri koperasi,” katanya.

Ia berharap semangat yang telah terbangun selama rangkaian Harkopnas tidak berhenti setelah acara berakhir.

” Mari kita terus memperkuat koperasi, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan manfaat yang semakin besar bagi anggota maupun masyarakat. Karena koperasi yang sehat akan melahirkan ekonomi rakyat yang kuat, dan dari sanalah kesejahteraan dapat tumbuh bersama,” pungkasnya. (Rud/Nyf).