Jombang, Gerdupapak.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang kembali memfasilitasi masyarakat dalam memperoleh pekerjaan melalui Jemput Kerja Batch III 2026. Jemput kerja mempertemukan secara langsung para pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Jemput Kerja merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, mengatakan kegiatan

“Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang membantu masyarakat mencari kerja guna meningkatkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Dinas ini menjadi sarana yang mempertemukan langsung antara pencari kerja dengan perusahaan atau dunia usaha dan dunia industri yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga proses rekrutmen bisa lebih cepat, transparan dan kondusif,” ujarnya.

Adapun 12 perusahaan yang membuka lowongan dalam Jemput Kerja Batch III meliputi PT BTPN Syariah Tbk sebanyak 20 lowongan, PT Assyifa Farma Group Indonesia 6 lowongan, PT Micro Madani Institute 55 lowongan, PT Amanah Amarta 175 lowongan, PT PKSS 68 lowongan, PT Wahana Sejahtera Food 3 lowongan, PT Jaya Mas Medica Industri 4 lowongan, PT FIF 40 lowongan, PT Camino 22 lowongan, RS Mudjito 7 lowongan, PT Fastrata Buana 10 lowongan, serta PT Ekamas Mora Republik 20 lowongan, total sebanyak 417 lowongan untuk berbagai posisi.

Isawan menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara digital melalui aplikasi TALENTA. Pelamar dapat mengikuti seluruh tahapan rekrutmen, mulai dari pengisian administrasi, seleksi tambahan hingga proses wawancara sesuai ketentuan masing-masing perusahaan.

“Di aplikasi TALENTA ini kita bisa memonitor. Saat ini sudah ada sekitar 250 pelamar dan kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah karena perusahaan masih membuka lowongan sampai batas waktu yang ditentukan,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan TALENTA juga menjadi bagian dari upaya Disnaker Jombang menghadirkan layanan ketenagakerjaan yang lebih transparan dan mudah diakses masyarakat. Pencari kerja dapat melihat berbagai informasi lowongan melalui layanan online tersebut tanpa harus datang langsung ke kantor.

Pelamar cukup membuat akun, kemudian mengisi data diri serta curriculum vitae (CV) secara lengkap dan benar. Ishawan mengingatkan para pencari kerja agar tidak memanipulasi data dalam proses pendaftaran.

“Jangan sampai memanipulasi data, jangan menggunakan data orang lain dan jangan sampai data yang disampaikan tidak sesuai. Karena data tersebut nantinya akan diverifikasi oleh perusahaan. Kalau tidak sesuai, otomatis akan digugurkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pencari kerja yang belum berhasil dalam proses rekrutmen tidak perlu berkecil hati. Pelamar masih dapat mendaftarkan diri ke perusahaan lain yang tersedia di aplikasi TALENTA selama masa penerimaan masih berlangsung.

“Bagi pendaftar yang belum lolos, bisa mendaftar di perusahaan lainnya yang sudah ada lowongan kerja. Jadi tidak berhenti di hari ini karena masih ada masa penerimaan calon pencari kerja,” katanya.

Ishawan menegaskan, penyediaan lapangan pekerjaan menjadi salah satu agenda Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendukung visi dan misi Bupati Jombang, khususnya sebagai upaya menekan angka pengangguran.

“Terima kasih kepada perusahaan yang ikut dalam acara Jemput Kerja. Di Kabupaten Jombang masih banyak lowongan kerja dan kesempatan bagi pencari kerja untuk mengikuti proses rekrutmen serta meraih kesuksesan di perusahaan-perusahaan yang ada,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia kerja. Menurutnya, digitalisasi saat ini telah menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen maupun penerimaan tenaga kerja.

“Dengan adanya TALENTA, saat ini kita harus sudah masuk pada digitalisasi. Dunia kerja sudah menggunakan teknologi dan digitalisasi, mulai dari proses pendaftaran hingga penerimaan di tempat kerja banyak menggunakan layanan digital,” ungkapnya.

Selain melalui Jemput Kerja, Disnaker Kabupaten Jombang juga menyediakan berbagai program pelatihan kerja yang bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Jombang maupun di luar daerah.

“Pelatihan tersebut menjadi alternatif bagi pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan agar dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan sebelum kembali mengikuti proses rekrutmen,” pungkasnya. (Rud/Nyf).