Jombang, Gerdupapak.com – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula (PG) Tjoekir turut ambil bagian dalam memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam karnaval mobil hias dan hasil bumi di Kabupaten Jombang, PG Tjoekir mengusung tema bangunan pabrik gula tempo dulu.
Tema tersebut dipilih untuk mengenalkan kepada masyarakat mengenai sejarah industri pengolahan gula pada masa lampau. Bangunan PG Tjoekir tempo dulu yang hingga kini masih berdiri kokoh di lingkungan pabrik menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan industri gula di Jombang. Hal ini disampaikan General Manager PT SGN PG Tjoekir melalui Staff Sekretariat, M. Zaky ketika di wawancarai, Sabtu (22/8/2026)
“Tujuannya untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang sejarah industri pengolahan gula zaman dulu. Bangunan tersebut masih berdiri megah di lingkungan Pabrik Gula Tjoekir hingga sekarang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, miniatur bangunan PG Tjoekir lama yang ditampilkan dalam karnaval dibuat secara mandiri oleh para karyawan. Proses pembuatannya membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.
“Ini merupakan wujud partisipasi kami dalam peringatan HUT RI ke-81, sekaligus untuk memeriahkan karnaval mobil hias dan hasil bumi di Kota Jombang,” tuturnya.
Selain menampilkan miniatur bangunan bersejarah, PG Tjoekir juga kembali berbagi produk gula kepada masyarakat di sepanjang rute karnaval, berbagi gula tersebut merupakan bentuk partisipasi sekaligus upaya PG Tjoekir untuk ikut memeriahkan perayaan kemerdekaan bersama masyarakat.
“Kita tetap membagikan hasil gula kita seperti tahun kemarin untuk masyarakat. Gula yang dibagikan sudah dikemas dan siap untuk dibagikan,” tandasnya
Keikutsertaan PG Tjoekir dalam karnaval tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali sejarah industri gula kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui penampilan miniatur bangunan PG Tjoekir tempo dulu, kami mengajak masyarakat untuk mengenal dan mengingat perjalanan panjang industri gula yang menjadi bagian dari sejarah Kabupaten Jombang,” pungkasnya. (Rud/Nyf).






