Jombang, Gerdupapak.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) memperkuat sinergi bersama Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar PON Jombang.

GPM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah bersama BULOG dalam menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan pangan tetap tersedia bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Pimpinan Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin, ketika di konfirmasi, Senin (7/9/2026).

“Kami terus berupaya menambah dan mempermudah akses pangan kepada masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah. Kehadiran BULOG di Pasar PON diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, BULOG Mojokerto akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pihak terkait guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

“GPM menjadi salah satu langkah intervensi pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau, dengan menyediakan sejumlah komoditas pangan, di antaranya beras SPHP dan minyak goreng Minyakita,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Disdagrin Jombang Anjik Eko Saputro melalui Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Bahan Pokok Penting Hikha Ratri Widyashanti, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) sekaligus menekan potensi laju inflasi daerah.

“Langkah intervensi ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok penting serta menekan laju inflasi daerah,” jelasnya.

Ratri mengatakan, Operasi Pasar Murah difokuskan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Ini merupakan bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan ketersediaan pasokan pangan aman dan harganya tetap terjangkau oleh daya beli warga, sekaligus memitigasi lonjakan harga yang kerap memicu inflasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying. Sebab, berdasarkan pemantauan Disdagrin, stok pangan di Kabupaten Jombang dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Disdagrin mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying, karena stok pangan di Kabupaten Jombang dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi,” pungkasnya. (Rud/Nyf).