Jombang, Gerdupapak.com – Pemerintah Kabupaten Jombang resmi membuka gelaran UMKM Expo Jombang Fest 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang. Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid beserta jajaran Forkopimda dan segenap Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang.
Puncak perayaan tahunan ini menghadirkan sedikitnya 80 UMKM produk unggulan serta 20 tenant kuliner. Berbagai produk lokal, sajian kuliner khas, hingga pertunjukan seni dari talenta dan komunitas lokal Jombang turut menyemarakkan suasana. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Bupati Jombang Warsubi ketika sambutan di Alun-alun Jombang, Selasa (20/10/2026).
“UMKM Expo ini menjadi bagian dari kemeriahan Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya secara lebih luas, menjangkau lebih banyak pembeli, serta meningkatkan penjualannya,” ujarnya.
Ia juga menghimbau Masyarakat Jombang dan sekitarnya untuk hadir memadati lokasi acara bersama keluarga dan kerabat guna mendukung geliat ekonomi daerah.
“Pameran ini diselenggarakan mulai hari ini hingga 24 Oktober 2026 dan menjadi ajang promosi bagi puluhan pelaku usaha lokal,” paparnya.
Ia berharap, UMKM Expo tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jombang secara berkelanjutan.
Sementara, Ketua IWAPI DPC Kabupaten Jombang, Theresia Yunafela Purwanto, S.E., ketika diwawancarai mengatakan, produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari perhiasan emas, kuliner, produk olahan pangan, hingga kerajinan tangan.
“Produk-produk tersebut di antaranya perhiasan emas, roti, makanan untuk usaha katering yang telah menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Jombang, serta petis yang berasal dari usaha binaan santri di kawasan Tambakberas,” ucapnya.
Selain itu, IWAPI Jombang juga memperkenalkan produk abon ikan lele dari pelaku usaha di tingkat kecamatan serta kerajinan bros berbahan manik-manik yang diproduksi oleh pelaku UMKM di Kecamatan Jombang.
“Dalam Jombang Fest 2026 ini, kami menampilkan produk-produk lokal yang beberapa di antaranya sudah dikenal secara nasional. Ada produk emas, kuliner seperti roti, produk katering, petis dari binaan santri di Tambakberas, abon ikan lele, serta kerajinan bros manik-manik,” tuturnya.
Menurutnya, keikutsertaan IWAPI dalam UMKM Expo Jombang Fest 2026 tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk kepada masyarakat, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para anggota dan pelaku usaha binaannya.
“Kami berharap melalui keikutsertaan dalam Jombang Expo ini, usaha-usaha yang digeluti para perempuan pengusaha di Kabupaten Jombang bisa semakin tumbuh, hasil usahanya meningkat, dan ke depannya mampu menembus pasar nasional,” pungkasnya. (Rud/Nyf).






