Jombang, Gerdupapak.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang berupaya mendapatkan bantuan dana dari Timur Tengah untuk mendukung penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur. Upaya tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia. Dihadiri Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jawa Timur Doddy Eka Putra dan Ketua DPD Partai Gelora Jombang, Imam.

Dalam pertemuan tersebut, Partai Gelora menyatakan kesediaannya membantu mengupayakan dana bantuan dari Timur Tengah. Hal ini disampaikan Bupati Jombang ketika di wawancarai usai Audensi di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (30/10/2026).

“Alhamdulillah, Partai Gelora menyampaikan niat baik untuk membantu mencarikan dana bantuan dari Timur Tengah. Kami akan menyiapkan proposal bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk diajukan,” ujarnya

Menurutnya, sejumlah usulan yang akan diajukan meliputi penanganan banjir di wilayah Watudakon, Kecamatan Kesamben, pembangunan infrastruktur di wilayah Plandaan, termasuk akses jalan menuju Kedung Dendeng, serta kebutuhan air bersih.

“Perlu saya tegaskan bantuan tersebut masih dalam tahap pengajuan sehingga belum dapat dipastikan kapan akan terealisasi. Kami berharap seluruh proses bisa dilalui dengan lancar sehingga pembangunan di Kabupaten Jombang bisa segera diwujudkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jawa Timur, Doddy Eka Putra, mengatakan pihaknya akan membantu Pemkab Jombang mengajukan proposal untuk mendapatkan dukungan dana dari Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.

“Kami beraudiensi dengan Bupati Jombang dan beliau merespons dengan sangat baik. Insyaallah, kami akan mencoba membantu Kabupaten Jombang melalui pengajuan proposal untuk penanganan banjir, termasuk rencana pembangunan bendungan di wilayah Kesamben,” kata Doddy.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi awal, terdapat tiga desa yang menjadi perhatian dalam rencana penanganan banjir tersebut.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jombang. Namun, realisasinya masih menunggu proses pengajuan dan tindak lanjut,” pungkasnya. (Rud/Nyf).