Jombang, Gerdupapak.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPPA) Kabupaten Jombang gelar Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Jombang 2026, dibuka secara langsung oleh Bunda GenRe, Yuliati Nugrahani Warsubi, diwakili Ketua DWP Kabupaten Jombang, Lilik Zulailiyah Agus Purnomo. Dengan mengusung tema “Generasi Berdaya, Remaja Berkarya, Bangsa Berjaya”, sebagai upaya mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menjadi agen perubahan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala DPPKB PPPA Kabupaten Jombang, Mua’amarotus Sholikhah, mengatakan bahwa ajang Duta GenRe bukan sekadar kompetisi memilih duta remaja, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Program GenRe merupakan upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki integritas, kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta mampu menjadi teladan dan agen perubahan di lingkungan masyarakat. Para finalis diharapkan dapat mengedukasi teman sebaya mengenai pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan usia anak, penyalahgunaan NAPZA, serta perilaku berisiko lainnya,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Grand Final merupakan puncak rangkaian seleksi yang diikuti 125 peserta dari siswa-siswi SMA dan SMK se-Kabupaten Jombang. Setelah melalui seleksi administrasi, tes tulis, wawancara, pembekalan, hingga penilaian kompetensi, terpilih 20 finalis, terdiri dari 10 putra dan 10 putri, yang berhak tampil pada babak grand final.
“Saya berharap para Duta GenRe yang terpilih nantinya mampu menjadi role model bagi remaja di Kabupaten Jombang dan terus mengampanyekan pentingnya perencanaan masa depan demi terwujudnya generasi yang berkualitas,” tandasnya.
Sementara itu, Bunda GenRe Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, diwakili Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Jombang, Lilik Zulailiyah Agus Purnomo, ketika sambutan menyampaikan bahwa Indonesia, termasuk Kabupaten Jombang, tengah memasuki era bonus demografi yang diperkirakan berlangsung pada 2030 hingga 2045. Kondisi tersebut menjadi peluang besar apabila generasi muda dipersiapkan dengan baik, namun juga dapat menjadi tantangan apabila tidak dikelola secara optimal.
“Bonus demografi adalah peluang emas sekaligus tantangan. Jika generasi muda kita sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki perencanaan hidup yang baik, maka Kabupaten Jombang akan semakin maju. Sebaliknya, apabila tidak dipersiapkan, bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi,” pesannya.
Ia menegaskan, Duta GenRe memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mengedukasi remaja tentang pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, Bunda GenRe juga mengingatkan pentingnya keterlibatan keluarga, khususnya peran ayah, dalam membentuk karakter remaja.
“Keberhasilan mewujudkan generasi emas tidak dapat dicapai tanpa dukungan keluarga. Ayah merupakan role model bagi anak-anaknya. Keterlibatan ayah dalam mendampingi, berdiskusi, dan memberikan teladan akan melahirkan remaja yang percaya diri, memiliki karakter kuat, serta mampu menghindari berbagai perilaku berisiko,” paparnya
Karena itu, Bunda GenRe mengajak seluruh masyarakat untuk menggaungkan semangat Ayah Terlibat, Keluarga Kuat, Remaja Berencana sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas.
“Kepada seluruh finalis, saya mengucapkan selamat berkompetisi. Jadilah teladan, inspirator, dan agen perubahan bagi generasi muda Kabupaten Jombang. Semoga apa pun hasilnya, kalian tetap menjadi generasi yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” pungkasnya. (Rud/Nyf).






