Jombang, Gerdupapak.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pertanian gelar Kontes Durian Wonosalam 2026. Sebagai bentuk upaya menggali potensi durian lokal sekaligus mengembangkan komoditas unggulan tersebut sebagai daya tarik wisata dan penggerak perekonomian masyarakat.
Kontes durian tidak sekadar menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas buah hasil budidaya petani, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menemukan dan mengidentifikasi varietas durian lokal unggulan Wonosalam. Hal ini disampaikan Bupati Jombang, Warsubi ketika sambutan di Lapangan Kecamatan Wonosalam, Sabtu (10/10/2026)
“Melalui kontes ini, kita ingin menggali potensi durian lokal Wonosalam dan menemukan varietas unggulan berdasarkan kualitas buah serta karakteristiknya. Hasilnya diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan durian Wonosalam agar semakin berkualitas dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan durian lokal perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui perawatan tanaman yang baik, peningkatan kualitas buah, serta upaya memperluas budidaya varietas unggulan.
“Durian Wonosalam kami harapkan tidak hanya dikenal karena cita rasanya, tetapi juga memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar dan mampu memberikan nilai tambah bagi para petani,” sebutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Warsubi juga menyampaikan bahwa Wonosalam saat ini memasuki masa panen apitan, yakni panen awal dengan perkiraan produksi sekitar 30 persen dari keseluruhan hasil panen.
Masa panen tersebut menjadi tahapan awal sebelum memasuki panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Februari 2027 mendatang, bersamaan dengan rangkaian kegiatan Kenduren Durian 2027.
Bupati berpesan kepada seluruh petani durian agar tetap menjaga dan merawat tanaman dengan baik, termasuk memperhatikan kesehatan tanaman serta kualitas buah hingga memasuki masa panen raya.
“Saya berpesan kepada seluruh petani durian agar tetap merawat tanaman dengan baik. Jaga kesehatan tanaman dan perhatikan kualitas buah hingga panen akbar mendatang. Persiapan sejak sekarang sangat penting agar durian yang dihasilkan semakin berkualitas dan mampu menunjukkan keunggulan durian lokal Wonosalam,” pesannya.
Warsubi berharap, penyelenggaraan Kontes Durian Wonosalam 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan potensi pertanian daerah.
“Pengembangan durian unggulan perlu berjalan beriringan dengan penguatan sektor pariwisata sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Kontes Durian 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap durian Wonosalam semakin dikenal masyarakat luas, mampu memperkuat daya tarik wisata daerah, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat setempat. Pungkasnya. (Rud/Nyf).






