Jombang, Gerdupapak.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Jombang. Program yang dipusatkan di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, ini menyasar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas hunian warga guna mendukung aksesibilitas serta kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah sasaran fisik telah disiapkan dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Pekerjaan utama meliputi pengecoran jalan rabat beton, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta pembanungan unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Hal ini disampaikan Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo ketika di wawancarai usai upacara pembukaan di Lapangan Kampung Baru, Kecamatan Plandaan, Selasa (13/10/2026).

“Rincian fisik dalam pelaksanaan TMMD meliputi pengecoran jalan rabat beton sepanjang 1.338 meter, rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi layak huni, serta pembangunan enam unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat. Target kita semua pekerjaan fisik selesai pada 11 November 2026,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, sebanyak 150 personel diterjunkan. Kekuatan ini melibatkan gabungan tiga matra TNI, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, serta mendapat dukungan dari jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin menyambut baik pelaksanaan TMMD di Desa Klitih. Menurutnya, pembangunan jalan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk mempermudah akses menuju layanan kesehatan.

“Selama ini warga yang membutuhkan pertolongan medis harus menghadapi keterbatasan akses transportasi. Bahkan, pasien harus ditandu sejauh satu kilometer sebelum bisa dijangkau mobil siaga desa,” paparnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga dan mempercepat penanganan kondisi darurat kesehatan.

“Pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Plandaan direncanakan berlanjut hingga tahun depan dengan sasaran Dusun Cepit. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang masih membutuhkan akses infrastruktur memadai,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Jombang. Pemerintah Kabupaten Jombang, lanjutnya, siap bersinergi dengan TNI, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa agar pelaksanaan TMMD berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pemkab support, kecamatan support, desa juga support. Kita semua kolaborasi untuk menyukseskan TMMD ke-130 ini,” pungkasnya.

Ia berharap melalui TMMD ke-130 ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga Desa Klitih dan sekitarnya. Pungkasnya (Rud/Nyf).