Jombang, Gerdupapak.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jombang gelar Festival Lansia Kabupaten Jombang 2026 sebagai bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian terhadap kesejahteraan warga lanjut usia (lansia), sekaligus mendorong para lansia agar tetap aktif, sehat, bugar, percaya diri, dan produktif dalam menjalani kehidupan di usia senja. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, ketika diwawancarai di Alun-alun Jombang, Selasa (20/10/2026).

“Festival Lansia tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun semangat para lansia agar tetap berkarya dan menikmati kehidupan dengan bahagia,” ujarnya.

Menurutnya, pertambahan usia bukanlah penghalang bagi seseorang untuk terus beraktivitas dan berkontribusi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Melalui festival lansia ini, kami ingin mendorong para lansia agar tetap produktif dan aktif. Usia tidak menghalangi seseorang untuk beraktivitas. Karena itu, para lansia harus tetap bahagia dan semangat dalam menjalani kehidupan di hari tua,” tuturnya.

Yuliati juga berharap para lansia tidak merasa rendah diri karena faktor usia. Sebaliknya, mereka diharapkan terus membangun rasa percaya diri, menjaga kesehatan, serta tetap memiliki semangat untuk melakukan berbagai kegiatan positif.

“Harapannya, seluruh Bapak dan Ibu lansia tidak merasa rendah diri. Harus percaya diri, tetap semangat untuk sehat, bugar, produktif, dan bisa berkarya,” tambahnya.

Ia menegaskan, perhatian terhadap lansia perlu menjadi tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun pemerintah. Dukungan tersebut penting agar para lansia tetap merasa dihargai, memiliki ruang untuk beraktivitas, serta dapat menjalani masa tua dengan kualitas hidup yang lebih baik.

“Melalui Festival Lansia 2026, TP PKK Kabupaten Jombang berharap tumbuh kesadaran masyarakat bahwa kesejahteraan lansia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kebahagiaan, kepercayaan diri, hubungan sosial, dan kesempatan untuk tetap berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (Rud/Nyf).