Jombang, Gerdupapak.com – Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jombang M. Syarif Hidayatulloh kunjungi Sekolah Sepak Bola (SSB) Azka Dharma Perkasa FC Jombang ketika gelar latihan.

Hal ini merupakan sebuah bentuk support selaku Ketua (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia(PSSI)Kabupaten Jombang dengan mengunjungi beberapa tim artinya semua SSBdi Jombang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) M. Syarif Hidayatulloh ketika diwawancarai di Lapangan SMA Negeri 3 Jombang. Kamis(13/7/23)

” Saya berikan support, salah satunya dengan memberikan batuan bola untuk para peserta didik di SSB Azka Dharma Perkasa agar lebih berprestasi. Setelah kedatangan kami agar semakin semangat untuk berlatih dan saya berpesan untuk meningkatan prestasi jangan di sia-siakan. Saya ingin agar sering ikut turnamen, jika perlu disini membuat turnamen. Bantu kami dengan membuat turnamen usia dini, saya siap bekerjasama dengan pihak terkait dan minimal piagam tanda tangannya ketua PSSI agar bisa membantu untuk masuk sekolah negeri,” ujarnya

Gus Sentot Ketika Memantau Pelatihan SSB Azka Dharma Perkasa FC di Lapangan SMA Negeri 3 Jombang

Lanjutnya, turnamen spesifikasinya harus jelas, tetap ada kerja sama dengan ASKAB. Kedepannya, SSB di Kabupaten Jombang bisa tumbuh lebih baik lagi dan tercipta hubungan baik dengan masyarakat. Mulai dari pihak desa, pemilik lapangan agar tidak ada perselisihan atau gesekan seperti yang sering terjadi di SSB tempat lainnya. Sehingga SSB tersebut pindah lantaran tidak cocok dengan kepala desanya.

Gus Sentot Ketika Menyerahkan Secara Simbolis Bantuan Bola Kepada Pelatih dan Pemain SSB Azka Dharma Perkasa FC

” Namun secara persuasif kita berusaha menjelaskan, artinya lapangan bola ini tidak digunakan untuk kepentingan pribadi tetapi lapangan bola ini digunakan untuk mendukung program pemerintah. Terutama dibidang olahraga, salah satunya sepak bola. Saya juga berpesan kepada pelatih maupun siswanya untuk merawat dan menjaga lapangan ini,” tuturnya

Turnamen usia dini di Kabupaten Jombang dimulai dari umur 10 tahun hingga 15 tahun. Askab PSSI Kabupaten berfokus di usia dini, seperti yang diharapkan ketua PSSI nasional. Nantinya, diharapkan banyak SSB yang berlisensi PSSI di Kabupaten Jombang dengan banyak pelatih yang memiliki legalitas sesuai spesifikasi SSB secara PSSI.

” Kami berharap kedepan kita jemput bola, semua SSB yang berada di Kabupaten Jombang akan kita support dan kita bantu untuk mendapatkan lisensi PSSI, salah satunya memiliki pelatih berlesensi. Semua SSB di Jombang akan kita kumpulkan untuk dilakukan serap aspirasi serta akan kita dorong untuk segera mengurus legalitas SSB,” pungkasnya (Zul/Nyf)