Malang, Gerdupapak.com – Geliat olahraga catur kembali terasa di Kota Malang. Sebanyak 74 pecatur ambil bagian dalam Turnamen Catur Indogrosir Malang 2026 yang digelar di Aula Indogrosir Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Turnamen tersebut menjadi wadah bagi para pecatur kategori umum untuk kembali merasakan atmosfer kompetisi setelah cukup lama tidak bertanding. Ajang ini mempertandingkan tujuh babak dengan sistem Swiss Manager yang mengacu pada regulasi Federasi Catur Internasional (FIDE) dan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Penggunaan sistem Swiss Manager bertujuan menciptakan pertandingan yang lebih terstruktur dan kompetitif. Hal ini disampaikan secara langsung oleg Wasit Nasional sekaligus Pelatih Nasional Pratama, Pungky Wahyu Febrian ketika di konfirmasi, Minggu (20/9/2026).

“Pairing Swiss Manager digunakan untuk memasangkan lawan tanding secara adil. Sistem ini juga menjadi dasar dalam menentukan peringkat dan juara berdasarkan hasil pertandingan yang diperoleh peserta,” ujarnya.

Menurutnya, aplikasi Swiss Manager yang digunakan dalam turnamen tersebut telah memiliki lisensi tersendiri dengan nama PUNGKY_LILIK_PM. Sistem tersebut membuat setiap peserta mendapatkan lawan berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya hingga babak terakhir.

“Dengan sistem ini, pertandingan bisa berjalan lebih sistematis karena peserta akan bertemu lawan yang memiliki perolehan poin yang relatif sama,” jelasnya.

Pelaksanaan Turnamen Catur Indogrosir Malang 2025 mendapat antusiasme positif dari para peserta. Selain menjadi ajang adu strategi dan kemampuan, turnamen ini juga menjadi momentum bagi para pecatur untuk kembali aktif mengikuti kompetisi secara langsung.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi antarpecatur, memperkuat pengalaman bertanding, serta mendorong semangat para atlet catur untuk terus mengembangkan kemampuan,” ungkapnya.

Turnamen ini dipimpin oleh A. Yahya, WNP, bersama jajaran perwasitan, yakni Harjono, WN, PNP, serta Pungky Wahyu Febrian, WN, PNP. Selain itu, jajaran wasit juga diperkuat oleh Iqro Moesa Putra, MN, WNP, PN.

Selain kategori umum, penyelenggara turut memberikan apresiasi melalui kategori Best Junior. Penghargaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pecatur muda agar memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan meningkatkan pengalaman bertanding.

Melalui Turnamen Catur Indogrosir Malang 2025, diharapkan olahraga catur semakin berkembang dan mampu menghadirkan lebih banyak kompetisi bagi para pecatur dari berbagai daerah. Pungkasnya. (Rud/Nyf).